IKHLAS

Takdir manusia bisa ditlrubah oleh manusia itu sendiri atas Kehendak ALLAH.

Apapun yang dilakukan bila ALLAH tidak menghendaki maka tidak akan terjadi walaupun ada anjuran untuk itu.

Dan bila ALLAH menghendaki maka akan terjadi walaupun mustahil dilogika manusia.

Lakukanlah kebaikan bukan karena ini dan itu tapi karena hasrat Ridha ALLAH.

Rahman ALLAH akan diberikan kepada semua hambaNYA, itulah sebabnya beriman dan tidak beriman, beragama atau kafir semuanya bisa miskin bisa kaya, bisa sehat bisa sakit, bisa pendek umur bisa panjang umur dan lain sebagainya.

Tapi Rahim ALLAH tidak diberikan kepada hambaNYA selain yang DIA kehendaki.

Kehendak ALLAH bukan karena si fulan taat beribadah, bukan pula karena si fulan tidak taat lalu ALLAH tidak berkehendak kepadanya karena sesungguhnya kebaikan dan keburukan ada pada diri tiap-tiap hambaNYA.

Ada orang ahli ibadah tapi mensekutukan ALLAH dan ada orang bukan ahli ibadah tapi tidak mensekutukan ALLAH.

Ada orang rajin beribadah  tapi tapi tidak mengingat ALLAH dan ada orang yang (kehilatannya) tidak rajin beribadah bahkan mungkin jarang terlihat melakukan rutual agama dalam keseharinnya tetapi dalam sanubarinya tidak pernah terputus mengingat ALLAH kapapun dan dimanapun,  terus berucap tak putus bagai datak nadi.

Maka kepada siapakah ALLAH berkehendak untuk kebaikan atau sebaliknya?... jawabannya tetap kepada hambaNYA yang DIA kehendaki. 

Kisah seorang perempuan yang semasa hidupnya berlumur dosa. suatu saat dia mendapati anjing yang sedang kehausan perempuan itu kemudian memberi air untuk anjing yang kehausan itu. tidak lama setelah kejadian itu perempuan tersebut meninggal.

Sahabat yang menyaksikan kejadian itu menyampaikan kepada Rasulallah, setelah Sahabat menceritakan hal kejadian itu Rasullah berkata "Sesungguhnya dia (perempuan) adalah penghuni Surga.

Membaca kisah itu dan apa yang dikatakan oleh Rasulullah tentu kita "tercengang" seorang pendosa masuk Surga, sedang kita sering membaca atau mendegar dari ceramah pemuka agama mengatakan bahwa bukan amalan atau ibadah seseorang menyebabkan masuk Surga tetapi karena Rahmat (Kehendak) ALLAH.

Lalu untuk apa kita beribadah dan berbuat amal kebaikan kalau mati masuk neraka ?....
Itulah alasannya sehingga Manusia mengabdi atau menghamba kepada ALLAH bukan karena apapun melainkan karena  mengharap Ridho ALLAH.
Bukan karena ingin Surga dan takut Neraka.

Misalkan sesorang sembahyang karena ingin masuk Surga atau karena takut Neraka itu sama halnya mensekutukan ALLAH dengan ciptaanNYA. Munajat Rabiah Al Adawiyah bahwa, tidak menyembah   selain karena cinta pada TUHANnya.

Ada juga mengajak berjihad karena mati dapam berjihad adalah syahid dan syahid balasannya adalah Surga.   itu memang benar, pekik Allahu Akbar dengan suara lantang tetapi karena kebencian, permusuhan yang terdorong oleh nafsu, memerangi dan menghalalkan nyawa orang lain atas nama (bela) agama bahkan bela ALLAH. 

Seolah memusuhi dan menghilang nyawa orang lain yang berbeda agama atau yang dianggap sesat kafir adalah satu-satunya jalan jihad, memberi makan atau minum jangan kepada manusia makhluk paling mulia yang diciptakan ALLAH kepada binatangpun adalah jihad separti yang dilakukan oleh perempuan dalam kisah diatas.

Menyebabkan orang atau makhluk lain agar bisa bertahan hidup adalah jihad lalu bagaimana kalau membunuhnya hanya karena alasan perbedaan, hanya karena merasa benar dan yang lain sesat dan kafir?....

Yang benar adalah kebenaran itu sendiri, ALLAH yang Maha Agung. iman adanya dalam diri manusia bukan yang kelihatan dan yang bisa melihat sebenar-benarnya iman manusia adalah ALLAH (kecuali maqom Nabi/Rasul dan orang-orang suhud bisa dilihat dari tutur, sifat, sikap dan  ketauladanannya bisa dilihat dengan rasa yakin). hanya ALLAH yang Maha tahu hambanya yang benar-benar ber-iman kepadaNYA dan kadar keimanan hambaNYA.

Allahu Akbar bila diucap hambaNYA yang benar-benar ber-iman akan menggetarkan langit sekalipun dalam hati dan Takbir yang teriakkan dengan suara keras (ditambah pengeras suara) tidak akan menggetarkan bulu kuduk sekalipun kalau didorong kebencian dan permusuhan, karena cinta pada ciptaanNYA adalah pengabdian hamba kepada TUHANnya.

Kenapa perempuan pendosa itu oleh Rasulullah penghuni Surga?.... karena dia memberi minum kepada anjing yang kehausan dengan IKHLAS bukan karena mengharap susuatu. Ikhlas adalah maqom spritual tertinggi, Ikhlas tiada sesuatu selain ALLAH.

Komentar